TorajaUtara,Mtrinews.id– Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Sulawesi Selatan yang dirangkaikan dengan pelantikan Komisariat Cabang (Komcab) Toraja Utara berlangsung khidmat di Misiliana Hotel, Toraja Utara, Sabtu–Minggu (14–15 Februari 2026).
Mengusung tema “Dari Refleksi Menuju Aksi dalam Semangat Pelayanan,” forum ini menjadi penanda konsolidasi gerakan Pemuda Katolik Sulsel menuju karya nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan ini di hadiri oleh Yariana Somalinggi Anggota DPRD Sulsel dan Dra. Firmina Tallulembang Anggota DPRD Sulsel, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, Bupati Tanah Toraja , dan Andrew Branch Silambi, S.Ak., M.B.A.
Wabup Toraja Utara, Erika Tansil Sebagai ketua Pemuda Katolik Komda Sulsel, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Kerakyatan: Since Erna Lamba yang mewakili Gubernur Sulsel.
Ketua Komda Sulsel, Erika Tansil, S.H., menegaskan bahwa Pemuda Katolik Sulsel terus memperkuat kolaborasi lintas iman sebagai wujud nyata toleransi. “Kami telah berkolaborasi dengan OKP lintas agama untuk menyerukan semangat toleransi beragama. Ini bukan sekadar simbol, tetapi harus berbuah pada aksi yang menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Komda Sulsel juga aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen, mulai dari organisasi kemasyarakatan, pemerintah kota dan provinsi, hingga unsur keamanan TNI–Polri, demi menciptakan program yang sinergis dan berkelanjutan.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2024–2027, Stefanus Asat Gusma, S.IP., mengapresiasi pelaksanaan Rakerda sebagai agenda mandatori organisasi. Ia menekankan pentingnya transformasi gerakan dari retorika ke program nyata.
“Nama dan seragam tidak berarti apa-apa tanpa aksi, akselerasi, dan kolaborasi. Dulu kita berteriak di jalan, sekarang kita bertransformasi lewat program bersama pemerintah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kerja lintas iman sebagai “utang moral” untuk menghadirkan damai, sekaligus mendorong orkestrasi program yang berdampak sosial dan investasi jangka panjang bagi organisasi.
“Kita harus membangun infrastruktur politik dan sosial, memperkuat konsolidasi, serta memperluas Komcab agar kehadiran Pemuda Katolik makin terasa,” tambahnya.
Sambutan rohani disampaikan Pastor Cornel Tandiayu, Pr. yang menekankan peran Ormas Katolik untuk menjadi garam dan terang dunia. “Kita tidak bisa berpangku tangan. Kita harus terlibat dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik, agar kehadiran kita memberi rasa dan makna,” ujarnya.
Ia juga mengajak kader untuk tetap rendah hati, namun percaya diri menampilkan iman dalam karya nyata, serta mengelola ruang digital secara bijak agar membawa damai di tengah derasnya arus informasi.
Mewakili Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Since Erna Lamba Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Kerakyatan mengungkapkan bahwa, mendorong Pemuda Katolik untuk memperkuat kolaborasi, mengembangkan kewirausahaan, riset, dan kecerdasan intelektual. “Pemuda harus membangun kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual sebagai modal menyongsong Indonesia Emas,” tuturnya.
Rakerda ini juga menjadi momentum pelantikan Komcab Toraja Utara yang diharapkan memperkuat jejaring pelayanan di daerah.
Dengan semangat refleksi yang berujung pada aksi, Pemuda Katolik Sulsel meneguhkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat, serta garda terdepan dalam merawat toleransi dan persatuan.






